PROFIL PERPUSTAKAAN PPPPTK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA

Rencana Strategis Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya  Tahun 2016-2020, telah menetapkan agar Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya  menjadi Perpustakaan Khusus di Indonesia yang modern menuju Lembaga Pendidikan yang dilengkapi dengan hasil Riset. Strategi yang ditempuh antara lain adalah: 1). meningkatkan koleksi buku dan majalah ilmiah; 2). membentuk otomatisasi dan informasi perpustakaan; dan 3). membentuk Sistem Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya di Indonesia Terpadu. Berdasarkan Permendiknas No. 8 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, dalam Bab 1 pasal 2 disebutkan PPPPTK mempunyai tugas melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan  Seni dan Budaya. Dengan adanya tugas tersebut PPPPTK Seni dan Budaya mempunyai unit Perpustakaan sebagai salah satu media pembelajaran. Kedudukan, tugas pokok, dan fungsi sistem Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya diharapkan telah sesuai dengan UU RI No. 43 Tahun 2007 dan mengacu pada tugas pokok dan fungsi lembaga terkait.

Kepala Unit Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya  bertanggung jawab secara langsung kepada Kepala PPPTK Seni dan Budaya, melalui Kepala Bagian Umum dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan Rumah Tangga.

Sejarah Singkat Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya

Tahun 1987 Depatemen Pendidikan dan Kebudayaan (DEPDIKBUD)  membangun sebuah gedung megah untuk instansi PPPG Kesenian. Pembangunan gedung ini mengacu kepada rencana strategi DEPDIKBUD. Sebagai salah satu instansi di bidang pendidikan dan pelatihan untuk  kelompok Seni Budaya yang terletak  Jl. Kaliurang Km 12,5 Sleman Yogyakarta yang diberi nama PPPG Kesenian. Berdasarkan Permendiknas No 8 Tahun 2007, PPPG Kesenian berubah nama menjadi PPPPTK Seni dan Budaya. Selanjutnya tupoksi lembagapun berbeda, tetapi perubahanya tidak signifikan. Sehingga perpustakaan sebagai salah satu komponen fasilitas pembelajaran yang berada di instansi PPPPTK Seni dan Budaya, tentunya menyesuaikan dan mendukung kegiatan lembaga untuk mewujudkan visi PPPPTK Seni dan Budaya.  Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya merupakan  tempat di mana semua karyawan dan karyawati dapat bertemu dan berinteraksi untuk mengembangkan ide-ide yang pada akhirnya akan menghasilkan kolaborasi penelitian dari berbagai subjek. Selain itu, tujuan instalasi ini juga untuk efisiensi di berbagai aspek, seperti pengelolaan koleksi, layanan informasi dan pengembangan SDM. Instansi PPPG Kesenian mempunyai beberapa/macam-macam gedung. Lokasi Perpustakaan sangat  strategis artinya gedung perpustakaan terletak di tengah-tengah aktivitas karyawan maupun kegiatan perdiklatan yang dilaksanakan oleh instansi terkait. Gedung PPPG Kesenian dibangun pada tahun 1987 dan diresmikan oleh MENDIKBUD pada tahun 1990. Adapun kedudukan perpustakaan adalah pada salah satu instalasi yang dimiliki PPPG Kesenian untuk menunjang kegiatan proses pembelajaran dan penelitian, yang sekarang bernama PPPPTK Seni dan Budaya. Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya  adalah salah satu unit pendukung utama kegiatan akademik (pembelajaran, pengajaran dan penelitian). Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya  memiliki sekitar 15 ribu koleksi yang disimpan di Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya  dan di beberapa Unit Kerja/Studio di Lingkungan PPPPTK Seni dan Budaya. Sebagai unit pendukung pengajaran dan penelitian, Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya terus berusaha mengembangkan diri dengan menambah koleksi-koleksi terbaru, mengembangkan sistem, serta memberikan layanan prima kepada pemustaka. Saat ini Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya merupakan salah satu perpustakaan rujukan bagi lembaga/instansi yang ada di Indonesia dan menjadi trend setter dalam pengembangan perpustakaan khusus bidang seni dan budaya di Indonesia. Prinsip utama Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya adalah bahwa perpustakaan merupakan: (1). ruang publik yang paling terbuka dan demokratis bagi seluruh warga PPPPTK Seni dan Budaya, (2). tempat menggali pengetahuan dan menambang ilmu yang akhirnya dipancarkan bagi kemanusiaan, (3). sarana pendukung untuk olah pikir, olah rasa, dan olah raga. Dengan demikian Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya lebih fokus pada pengelolaan aktifitas-aktifitas yang mendukung pengembangan kualitas manusia melalui pendidikan dan penelitian, serta penyediaan sarana dan fasilitas sebagai meeting point dan learning common bagi seluruh pengguna dari berbagai disiplin ilmu.

Visi Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya

Perpustakaan sebagai Sumber Informasi  Seni dan Budaya dan berbasis Digital Library.

Misi Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya

  1. Meningkatkan mutu koleksi, layanan, prasarana dengan memanfaatkan teknologi terkini.
  2. Melengkapi media pendidikan berbasis riset untuk pengembangan ilmu, teknologi, seni dan budaya.
  3. Mengembangkan perpustakaan dalam menunjang dan memberikan kemudahan bagi pemustaka untuk mendapatkan informasi.
  4. Menyelenggarakan sistem layanan informasi dan bahan bacaan dengan memanfaatkan teknologi informasi.
  5. Menyediakan layanan dan akses ke sumber informasi khususnya bagi warga PPPPTK Seni dan Budaya dan bangsa Indonesia umumnya.
  6. Mewujudkan lingkungan lembaga pendidikan yang sehat dan memikat.
  7. Menjadi model dalam pengembangan perpustakaan berbasis digital.
  8. Menjadikan Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya  sebagai perpustakaan bertaraf internasional. (yang menjadi acuan pertama dan utama dalam pelayanan informasi demi pengembangan ilmu dan kemajuan peradaban bangsa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya, serta menjadi model dalam pengembangan perpustakaan berbasis teknologi komunikasi dan informasi). 

Moto Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya 

Membaca untuk dapat Informasi

Fungsi Perpustakaan PPPPTK Seni dan Budaya

  1. Perpustakaan berfungsi sebagai tempat menyimpan karya manusia, khususnya karya cetak seperti buku, majalah, dan sejenisnya serta karya rekaman seperti kaset, piringan hitam, dan sejenisnya. Dalam kaitannya dangan fungsi simpan, perpustakaan bertugas menyimpan khazanah budaya bangsa. (sumber informasi)
  2. Perpustakaan merupakan sarana pendidikan nonformal dan informal (Sarana pendidikan dan pembelajaran).
  3. Perpustakaan sebagai penunjang kegiatan penelitian dalam rangka menunjang fungsi lembaga PPPPTK Seni dan Budaya, yaitu pengevaluasian program dan fasilitasi peningkatan kompetensi PTK.
  4. Perpustakaan menjadi sumber informasi yang menjadi acuan dalam mencari literatur, sesuai tugas lembaga yaitu melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan dalam bidang seni dan budaya.
  5. Perpustakaan menjadi sarana pendukung dalam pelaksanaan salah satu tugas dan fungsi lembaga PPPPTK Seni dan Budaya.

Perpustakaan sebagai tempat untuk menikmati rekreasi kultural dengan cara membaca dan bacaan  untuk mendapatkan ide dan berkreasi.